Kamutahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa ke luar kepadamu; perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik; hanya jangan kamu apa-apakan orang-orang ini, sebab mereka memang datang untuk berlindung di dalam rumahku." 19:9: Tetapi mereka berkata: "Enyahlah!" Merekamemperlakukan orang-orang Israel dengan kejam. FAYH: Serangan-serangan itu dimulai di sebelah timur Sungai Yordan di tanah orang Amori, yaitu di Gilead; juga di Yehuda, Benyamin, dan Efraim. Orang-orang Amon itu menyeberang Sungai Yordan untuk menyerang orang-orang Israel. Ini berlangsung terus-menerus selama delapan belas tahun. DRFT MembacaAlkitab menjadi salah satu cara terbaik untuk menambah kekuatan kita, terlebih ketika membaca Amsal. Amsal adalah kitab yang banyak ditulis oleh raja Salomo. Kitab ini berisi banyak nasihat dan hikmat yang berguna bagi kita. Kira-kira, ayat apa aja sih yang bisa kita jadikan kekuatan kita dan jadi dasar hidup kita. Saraakhirnya melahirkan di usianya yang ke-90 tahun dan di usia Abraham yang ke-100 tahun! Mereka menamai anaknya Ishak (Kejadian 21:1-3). Abraham dan Sara harus menanti kelahiran Ishak selama 25 tahun! 2. Ribka. Perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib lainnya adalah Ribka. Ribka adalah istri Ishak, anak Sara. Vay Tiền Nhanh Ggads. 1 Tesalonika 515"Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang."- Ilustrasi renungan internet - Syair NNBT No 33 Dunia semakin berkabut gelap menakutkan, badai serta gelombang menerpa baht’ra hidupku. Hatiku jadi bimbang, imanku semakin goyah, untung ku punya Yesus nakhoda baht’taku. Kasih-Mu Tuhan tiada taranya, tak pernah meninggalkanku. Kasih-Mu Tuhan mulia dan benar, Engkaulah Penolong setia. Syair lagu ini menggambarkan sebuah situasi yang mencekam dan mengharukan yang sedang dialami oleh manusia. Apa yang perlu kita buat? Firman Tuhan hari ini berkata …“supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat”. Awas jangan sampai ada yang membalas kejahatan dengan kejahatan. Berusahalah selalu untuk berbuat baik kepada semua orang. Paulus menegaskan masih ada orang yang suka mencelakakan orang lain dengan berbuat jahat. Atau ada orang membalas kelakuan buruk orang lain dengan kelakuan buruk. Jadi tidak boleh orang berbuat jahat kepada orang lain kalau orang itu berbuat jahat kepadanya. Berusahalah selalu untuk berbuat baik seorang kepada yang lain dan kepada semua orang. Karena itu janganlah kejahatan di balas dengan kejahatan tetapi balaslah kejahatan dengan kebaikan. Keluarga Kristen sering diperhadapkan dengan badai dan gelombang yang menerpa hidup orang Kristen termasuk orang yang ingin atau telah berbuat jahat kepada kita. Cobaan, pergumulan sakit, dan lainnya terus mewarnai perjalanan hidup kita. Kecenderungan untuk melakukan hal-hal yang jahat sangat besar apabila kita tidak hidup sebagai mana mestinya. Sebagai orang tua hendaklah menanamkan nilai-nilai kristiani kepada anak-anak untuk tidak berbuat jahat sejak dini dengan pengajaran-pengajaran yang mendidik, sebagai dasar yang kokoh supaya menjadi bekal dalam perjalanan hidup ini. Kita harus mengasihi orang-orang yang ada di sekitar kita sebab Allah lebih dahulu mengasihi kita. Kita harus memiliki kehidupan yang tidak menjadi serupa dengan dunia yang jahat. Karena itu marilah kita saling mengingatkan untuk meninggalkan dosa-dosa termasuk jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Amin. Doa Ya Tuhan, ajarlah kami untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan tapi biarlah kami punya hati yang bijaksana untuk melakukan yang baik. Amin. Download Bagaimana Kalau Aku Di-bully? Bullying bukan soal sepele. Sebuah penelitian di Inggris mendapati bahwa lebih dari 40 persen bunuh diri remaja yang dilaporkan di media nasional tampaknya berkaitan dengan bullying sebagai salah satu penyebabnya. Apa bullying itu? Bullying mencakup lebih dari serangan fisik. Itu bisa juga mencakup hal-hal berikut. Serangan verbal. ”Cewek-cewek bisa kasar banget kalau ngomong,” kata Celine, 20 tahun. ”Aku enggak bakal lupa julukan mereka sama aku atau omongan mereka. Mereka bikin aku merasa enggak berharga, enggak diinginkan, dan enggak berguna. Mending aku ditonjok sekalian.” Mengucilkan seseorang. ”Teman-teman sekolahku mulai jauhi aku,” ujar Haley, 18 tahun. ”Waktu makan siang, tempat duduknya sengaja dibuat kelihatan penuh supaya aku enggak bisa duduk sama mereka. Selama setahun, aku nangis dan makan sendirian.” Cyberbullying. ”Cuma dengan beberapa ketikan lewat komputer,” kata Daniel, 14 tahun, ”reputasi seseorang​—atau bahkan hidupnya​—bisa hancur. Kayaknya berlebihan, tapi itu bisa terjadi!” Cyberbullying juga mencakup mengirimkan foto atau SMS yang memalukan lewat ponsel. Mengapa ada yang suka mem-bully orang lain? Berikut beberapa alasan yang umum. Mereka sendiri pernah di-bully. Anak muda bernama Antonio mengakui, ”Dulu, aku muak dan bosan di-bully teman-temanku jadi aku mulai bully orang lain supaya bisa diterima. Kalau aku ingat-ingat lagi, aku sadar itu enggak benar!” Mereka punya anutan yang buruk. ”Sering kali, anak muda yang suka mem-bully memperlakukan orang lain . . . seperti mereka melihat orang tua, kakak, atau anggota keluarga mereka memperlakukan orang lain,” tulis Jay McGraw dalam bukunya Life Strategies for Dealing With Bullies. Mereka berlagak hebat​—namun sebenarnya rendah diri. ”Anak-anak yang mem-bully berlagak hebat dan itu menjadi topeng untuk menutupi kepedihan yang dalam dan perasaan minder,” tulis Barbara Coloroso dalam bukunya The Bully, the Bullied, and the Bystander. Siapa yang kemungkinan besar menjadi korbannya? Si penyendiri. Beberapa anak muda yang kurang pintar bergaul mengasingkan diri dari orang lain dan menjadi mangsa empuk para pem-bully. Anak muda yang dianggap berbeda. Mereka menjadi sasaran para pem-bully lantaran penampilan, ras, agama mereka, atau bahkan karena punya keterbatasan​—apa pun yang bisa dicemooh si pem-bully. Anak muda yang kurang percaya diri. Para pem-bully bisa mendeteksi orang yang berpikir negatif tentang dirinya sendiri. Orang seperti ini sering kali adalah sasaran yang paling empuk, karena ia kemungkinan besar tidak bakal membalas. Apa yang bisa kamu lakukan kalau di-bully? Jangan bereaksi. ”Para pem-bully ingin tahu apakah mereka sudah berhasil bikin kita jadi benci sama diri sendiri,” kata wanita muda bernama Kylie. ”Kalau kita enggak bereaksi, mereka jadi malas.” Alkitab berkata bahwa orang yang berhikmat ”tetap tenang sampai ke akhir”.​—Amsal 2911. Jangan membalas. Pembalasan memperburuk masalah, bukan menyelesaikannya. Alkitab berkata, ”Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan kepada siapa pun.”​—Roma 1217; Amsal 2419. Jangan dekati masalah. Sebisa mungkin, hindari para pem-bully dan situasi di mana bullying bisa timbul.​—Amsal 223. Coba berikan tanggapan yang tak terduga. Alkitab berkata, ”Jawaban yang lemah lembut menjauhkan kemurkaan.”​—Amsal 151. Gunakan humor. Misalnya, jika si pem-bully bilang kamu kelebihan berat badan, kamu bisa mengangkat bahu dan berkata, ”Yaa, nanti deh aku kurusin dikit!” Pergi dari situ. ”Diam membuktikan kita dewasa dan lebih kuat dari orang yang mem-bully kita,” kata Nora, 19 tahun. ”Dengan diam, kita menunjukkan pengendalian diri​—sifat yang enggak dimiliki si pem-bully.” Berupayalah untuk percaya diri. ”Para pem-bully tahu kalau kita grogi,” kata gadis bernama Rita, ”dan mereka bisa pakai itu untuk menghancurkan seluruh kepercayaan diri kita.” Beri tahu seseorang. Menurut sebuah survei, lebih dari setengah korban bullying di Internet tidak melaporkannya, mungkin karena malu khususnya anak laki-laki atau takut dibalas. Tetapi ingat, kalau kita tetap bungkam, para pem-bully akan makin menjadi-jadi. Kalau kita buka mulut, itu bisa menjadi langkah pertama untuk menghentikan mimpi buruk itu. “Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.” Amsal 13 1 Dalam media sosial ataupun dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membaca atau mendengar kata bully. Tak dapat dipungkiri bahwa kata ini begitu populer dalam masyarakat manapun, termasuk Indonesia. Banyak negara yang saat ini mempunyai kesadaran hukum yang kuat, memiliki hukum anti bullying. Apakah arti bully itu? Melakukan “bully” dapat diartikan sebagai “memakai kekuatan atau kekerasan untuk mengintimidasi atau melecehkan orang lain”. Orang yang suka mem-bully adalah orang yang suka mencari mangsa-mangsa, yang dianggap lebih lemah, dan mengancam mereka untuk dicelakai/dilecehkan, atau benar-benar mencelakai/melecehkan mereka, agar maksudnya tercapai. Mereka umumnya adalah orang-orang yang mau dan yang terbiasa untuk “menangnya sendiri”, seperti layaknya orang preman thug. Bullying bisa terjadi di sekolah, di kantor, di rumah, di gereja dan dimana saja, termasuk di dunia maya. Bullying sudah ada sejak dulu, tetapi baru sejak dekade yang lalu disorot orang karena akibatnya yang sangat destruktif dalam kehidupan manusia. Banyak orang yang menjadi hancur hidupnya setelah menjadi korban bullying. Sekalipun Alkitab tidak mempunyai kata bully atau bullying, dalam ayat diatas ada kata-kata yang berkaitan. Kata dungu dapat diartikan bodoh dan kasar, dan mereka yang dungu adalah yang orang-orang preman yang mempunyai kelakuan kasar, seperti mereka yang suka mem-bully. Memang dalam bahasa Ibrani dan Yunani, kata kasar atau kekasaran tingkah laku dapat dihubungkan dengan “kebodohan yang dimiliki hewan”. Seperti apa yang juga tertulis dalam ayat diatas, orang yang suka mem-bully biasanya sukar berubah sifatnya. Walaupun bullying sudah tentu bertentangan dengan perintah Kristus untuk mengasihi sesama manusia, banyak orang Kristen yang menganggap itu “mungkin bisa saja diterima”. Misalnya, seorang suami atau majikan yang jika marah, sering membuat orang lain ketakutan. Selain itu, ada juga yang memandang pemimpin yang bisa mem-bully adalah orang yang macho atau benar-benar jantan. Ada berbagai istilah mengenai bullying yang perlu diketahui umat Kristen, diantaranya Intimidasi fisik adalah bullying yang berbentuk kekerasan badani, seperti mendorong, memukul, melukai, dan emosional adalah bullying yang melibatkan faktor-faktor lain selain interaksi fisik, seperti penghinaan, komentar yang menghina, memberi nama panggilan, membodoh-bodohkan dan individu adalah bullying yang dilakukan perorangan dan bisa terjadi baik secara langsung atau online. Intimidasi individu juga bisa dilakukan dengan cara intimidasi fisik atau intimidasi kelompok adalah bullying yang dilakukan beramai-ramai terhadap seseorang, dengan cara intimidasi fisik atau intimidasi emosional. Ini juga dapat dilakukan secara langsung atau di dunia maya. Intimidasi emosional intimidasi sosial sering terjadi dalam masyarakat secara tersembunyi karena kurang bisa terlihat. Ini bisa dilakukan misalnya dengan cara merampas hak orang lain harta, anak, jabatan dengan paksa. Dalam kehidupan keluarga, seorang suami bisa juga berhenti memberi uang belanja kepada istri atau anak, atau berhenti berkomunikasi jika mereka tidak tunduk sepenuhnya kepada kehendaknya. Bullying adalah suatu dosa, dan maraknya kasus bullying di berbagai tempat adalah sangat menyedihkan. Pagi ini, anda mungkin ingin tahu bagaimana reaksi Yesus seandainya Ia masih ada bersama kita sekarang ini. Matius 5 22 bisa memberi sebuah gambaran “Tetapi Aku berkata kepadamu Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.“ Jelas bahwa Yesus membenci bentuk bullying sekecil apapun. Karena itu, sebagai umat Kristen kita harus ikut berusaha bersama masyarakat umum, badan gereja, aparat hukum dan pemerintahan untuk menghilangkan praktik bullying dari kehidupan masyarakat. Itu adalah bagian panggilan kita untuk mengasihi sesama manusia. Yang perlu kamu tahu Yang bisa kamu lakukan Kata teman-temanmu Yang perlu kamu tahu Internet membuat orang mudah untuk mem-bully. Internet ”bisa membuat anak yang baik menjadi kejam karena orang lain tidak bisa melihat mereka,” kata buku CyberSafe. Ada beberapa tipe orang yang sering menjadi sasaran bullying. Ini termasuk orang yang kelihatannya tertutup, dianggap berbeda, dan kurang percaya diri. Di-bully di media sosial bisa berdampak serius. Ini bisa membuat seseorang stres dan kesepian. Bahkan, beberapa korbannya sampai bunuh diri. Yang bisa kamu lakukan Pertama, coba pikirkan, ’Apa aku memang sedang di-bully?’ Kadang, beberapa orang tidak sengaja mengatakan hal-hal yang menyakitkan. Ketika itu terjadi, ikuti nasihat Alkitab berikut ”Jangan cepat tersinggung, karena perasaan tersinggung tersimpan di dada orang bodoh.”—Pengkhotbah 79. Jika seseorang jelas-jelas mengatakan hal-hal yang kasar, menghina, dan mengancam orang lain di internet, itu adalah bullying. Kalau kamu di-bully di internet, ingatlah Reaksimu bisa membuat keadaan menjadi lebih baik atau malah lebih buruk. Coba lakukan saran-saran di bawah ini. Jangan tanggapi si pem-bully. Alkitab berkata, ”Orang yang punya pengetahuan menahan kata-katanya, dan orang yang punya pengertian akan tetap tenang.”—Amsal 1727. Saran ini bagus karena Nancy Willard menulis dalam bukunya yang berjudul Cyberbullying and Cyberthreats, ”Orang yang mem-bully ingin agar korbannya kesal. Kalau korbannya kesal, itu tandanya si pem-bully berhasil.” Intinya Jangan tanggapi si pem-bully! Jangan membalas. Alkitab berkata, ”Jangan balas kejahatan dengan kejahatan, atau hinaan dengan hinaan.”​—1 Petrus 39. Saran ini bagus karena Buku Cyber-Safe Kids, Cyber-Savvy Teens, berkata, ”Kalau kamu marah, itu tandanya kamu lemah. Itu malah akan membuatmu semakin di-bully.” Kalau kamu membalas, itu tandanya kamu juga sedang mem-bully. Intinya Jangan siram bensin ke api. Buatlah perubahan. Alkitab berkata, ”Jangan sampai kalian dikalahkan oleh kejahatan.” Roma 1221 Ada hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan bully yang kamu alami, tanpa membuat keadaan menjadi lebih buruk. Misalnya Blokir kontak orang yang mem-bully-mu. Buku Mean Behind the Screen berkata, ”Kalau kamu tidak membacanya, kamu tidak akan sakit hati.” Simpan semua buktinya, meski kamu tidak membacanya. Bukti yang perlu kamu simpan termasuk pesan singkat, e-mail, artikel atau foto di sosial media, pesan suara yang berisi kata-kata kasar, atau berbagai media komunikasi lainnya. Katakan kepada si pem-bully untuk berhenti. Kamu bisa kirimkan sebuah pesan yang tegas, tapi tidak terkesan marah. Misalnya ”Jangan kirimi aku pesan lagi.” ”Hapus yang sudah kamu taruh di internet.” ”Kalau kamu tetap lakukan itu, aku akan mengambil tindakan tegas supaya kamu berhenti.” Kamu harus percaya diri. Berfokuslah pada hal-hal bagus yang kamu miliki, bukan pada kelemahanmu. 2 Korintus 116 Sama seperti pem-bully secara fisik, para pem-bully di internet mengincar orang-orang yang kelihatannya lemah. Ceritakan kepada orang dewasa. Pertama, ceritakan hal itu kepada orang tuamu. Kamu juga bisa laporkan si pem-bully ke situs web atau media sosial yang dia gunakan untuk mem-bully. Dalam situasi yang parah, kamu dan orang tuamu perlu melaporkan hal itu ke pihak sekolah, polisi, atau mengambil jalur hukum. Intinya Ada yang bisa kamu lakukan supaya kamu tidak di-bully lagi atau setidaknya mengurangi dampak yang kamu alami.

ayat alkitab untuk orang yang di bully